SEKILAS TENTANG SEJARAH DUCATI

SEKILAS TENTANG SEJARAH DUCATI

Pasti kaget yah!! Sama kalo baca asal-usul Ducati ini.
Ducati yang
merajai di arena SuperBike dan hampir
menggerogoti dominasi pabrikan Jepang
di MoptoGP,ternyata dulunya adalah
pabrikan elektronik. Perusahaan milik
keluarga Ducati ini menyuplai pemancar
radio. Tepatnya, sih tahun 1926 di
Bologna Italia.
Tapi, perjuangan panjangnya dihancurkan
oleh kekejaman perang dunia ke-2 di
tahun 1944.Dua tahun kemudian saat
Milan Fair, Ducati Brother (sang pendiri)
mencoba beralih pada produk lain. Salah
satu rekanannya, yaitu Cucciolo’s
memperkenalkan mesin miniatur untuk
motor.
Tahun 1952 keluarga Ducati melihat peluang lain di industri otomotif. Buru-
buru aja merancang motor Cruiser berkapasitas 175 cc dengan transmisi
otomatis.
 Suksesnya membawa mesin Cruiser 175
cc ke pasaran membuka peluang untuk
melahirkan produk baru. Setahun
kemudian Ducati memberanikan diri
untuk membuat motor berkapasitas 98 cc
yang hemat bahan bakar dan tenaga. Dan
motor itulah cikal bakal pengembangan
mesin berkapasitas 125 cc.
Kemudian di tahun 1954 seorang insinyur
bernama Fabio Taglioni bergabung dan
membawa konstruksi mesin terbaru. Dia
menyebutnya Taglioni Design. Konon,
inilah cikal bakal konstruksi The Desmo
yang mempunyai tenaga besar.
Nah, 2 tahun setelah sesumbarnya
dihembuskan, Taglioni benar-benar
mewujudkan dengan menciptakan dapur
pacu four stroke berjuluk Tourist 174 dan
Tourist 174 special. Bahkan tipe sportnya
pun langsung dibuat. Tambah heboh,
dapur pacu tersebut sanggup menembus
angka 135km/jam.Itu diplot sebagai
motor paling kencang dijamannya,
lho... Bahkan, tahun 1958 Taglioni
menyumbangkan desmodromic system
buat Triumph. Pengembangan dilakukan
sejak tahun 1955.

Tapi lucunya, Ducati malah memulai debut
balap dengan mesin 2-tak berkapasitas
250 cc di tahun 1960. Kala itu Mike
Hailwood dapat jatah untuk
mengembangkan mesin balap berjenis 2-
langkah tersebut, dan berkali-kali
menggapai podium. Setelah itu, Ducati
malah meninggalkan arena Balap.
Baru tahun 1972 pabrikan asal Bologna,
italia turun gelanggang kembali di kelas 4-
tak. Pada tanggal 23 april 1972, Taglioni
menelurkan senjata baru desmodromic
twin cylinder 750 cc.
Akhirnya, Claudio dan Gianfranco
Castiglioni mengambil alih jadi bagian dari
Cagiva Group. Hingga sekarang
berkecimpung di dua arena balap motor.
Yaitu Superbike dan MotoGP.

https://www.facebook.com/InfoMotoGPIndonesia/posts/257141734411143

Sejarah Pabrikan Motor Ducati

* Societa Scientifica Radio Brevetti Ducati didirikan pada tahun 1926 oleh Adriano Cavalieri Ducati, Marcello Cavalieri Ducati, dan Bruno Cavalieri Ducati. Dengan produksi barang electronik seperti condensor dan radio.







* Pada 1 Juni 1935 dibangun pabrik di BORGO PANIGALE yang digunakan sampai sekarang.





* Pada tahun 1946 sepeda motor pertama buatan Ducati yaitu CUCCIOLO diperkenalkan dan sejak saat itu Ducati milai menjadi produsen sepeda motor.







* Ducati menghasilkan berbagai jenis sepeda motor juga jenis scooter seperti Cruiser 175.












* Pada tahun 1954, Dr.Fabio Taglioni atau yang dikenal sebagai 'Dr.T' bergabung dengan Ducati. Hasil karyanya yang sangat terkenal dan dipakai oleh semua motor Ducati sampai saat ini dan menjadi trademark Ducati adalah SYSTEM DESMODROMIC. Berbagai model hasil pengembangan Dr.T membawa kejayaan bagi system Desmodromic Ducati.

awal Ducati
Sejarah awal ducati di mulai pada tahun 1926. Kala itu ada 3 bersaudara asal italy yang bernama Adriano,Marcello dan Bruno Ducati mendirikan perusahaan pembuat Vakum,tabung,kondensator dan komponen radio.Perusahaan di kota Bologna  itu bernama Societa Scientifica Radio Brevetti Ducati.Ternyata perusahaan ini cukup maju,hingga di tahun 1935 3 bersaudara ini memutuskan ekspansi perusahaan dengan membuat pabrik baru di kota Borgo Panigale(skrg udah tau kan nama ducati 1199 panigale dari mana asal-nya).
Ducati pun pernah mengalami saat-saat sulit dan hampir bangkrut saat perang dunia ke-2 akibat pabrik-nya di Bombardir Bom oleh pihak sekutu. Tapi perlahan-lahan Ducati bros bangkit lagi membangun perusahaan-nya dari nol. Era kebangkitan Ducati berawal di tahun 1944,waktu itu ada perusahaan asal Turin yang bernama SIATA yang memproduksi sebuah mesin mini untuk di pasang di sepeda pancal,mesin itu bernama “Cucciolo”. ga disangka-sangka mesin ini langsung jadi best sale di masa-nya dengan terjual sekitar 200.000 unit. Karena penjualan yang sukses ini membuat Ducati tertarik,akhirnya Ducati menawarkan kerjasama dengan SIATA untuk memproduksi sebuah motor. Dan akhirnya di tahun 1950 lahir-lah motor Ducati pertama yang dinamai sama dengan mesin-nya yaitu “Cucciolo”.
Seiring dengan perkembangan jaman dan teknologi,demand konsumen untuk jenis motor pun semakin beragam. Ducati pun merespon pasar dengan merilis skuter 175cc 4 tak di milan automotif show pada tahun 1952. Meskipun di pameran itu skuter ini jadi primadona pameran kenyataan berkata lain,skuter ini ga laku di pasaran dengan penjualan beberapa ribu unit aja selama 2 tahun setelah rilis hingga akhirnya skuter ini harus di stop produksi-nya.
                                                                                                       skuter 175cc ducati
Di tahun 1953 untuk ke-efektifan perusahaan,manajemen Ducati memutuskan untuk membagi dua perusahaan-nya menjadi  Ducati Meccanica SpA khusus untuk memproduksi motor dan Ducati Elettronica khusus untuk memproduksi alat-alat elektronik. Nah ternyata pemecahan perusahaan ini berdampak positif brosis sekalian,karena di tahun 1960 Ducati Meccanica berhasil membuat motor 250cc 1 silinder 24 HP tercepat di dunia motor itu bernama Mach 1. Wow..!! biarpun motor jadul kaya gini pun kalo di jaman sekarang bisa bersaing sama CBR250 dan N250 nih.
Nah Ducati Meccanica sendiri mulai berkembang pada awal 1960-an,dengan mulai menghadirkan motor-motor penuh kreasi,inovasi dan seni. Dan dari tahun 1960 s/d sekarang ini,Ducati punya motor iconic di tiap masa-nya. Apa aja motor-motor itu yuk di simak brosis sekalian….
1. Tahun 1960 hadir Ducati Apollo dengan spek 1260cc 100HP 4 silinder L-4 dengan harga $1500

http://yogidavianpratama.blogspot.com/2015/06/sejarah-motor-pabrikan-ducati.html
“3 Pilar” Yang Membuat Ducati Bisa Juara Dunia… Apa itu…???

“3 Pilar” Yang Membuat Ducati Bisa Juara Dunia… Apa itu…???

Kelemahan terbesar dari Ducati pada musim 2016 adalah kecepatan menikung(cornering speed)… dan ini merupakan kabar buruk bagi Jorge Lorenzo… Tapi Boss balap Ducati Gigi Dall’Igna tahu bagaimana untuk menyiasati hal itu dan berhasil mencapai tujuan..
Gigi Dall’Igna, general manager Ducati Corse percaya akan meraih sukses besar dengan tiga kali Juara Dunia MotoGP Jorge Lorenzo, ia telah membawa seorang pembalap yang tidak diragukan lagi…Setidaknya pembalap Spanyol itu telah membuktikan bahwa dia bisa memenangkan gelar dan meraih kemenangan… Tapi…

“Namun, Jorge memiliki gaya mengemudi yang berbeda dari semua pembalap yang berada di motor Ducati bahkan dari semua pembalap MotoGP,  Jadi kita akan membutuhkan orang yang berbeda untuknya dan aku punya beberapa ide tentang hal ini, karena Jorge sudah pernah dibawah kendali  saya pada Kejuaraan Dunia 250cc …tapi itu di lain waktu dan di kelas lain, Itulah sebabnya tes di Valencia adalah penting. Di sanalah kita harus mencari tahu jenis pengembangan apa yang harus kami jalankan khusus untuk Jorge. ” kata Gigi Dall’Igna
Memang tugas  Gigi Dall’Igna tidak akan mudah karena harus merancang motor untuk 2017  tanpa sayap.
“Aerodinamika tentu penting di MotoGP, tetapi tidak memainkan peran yang menentukan seperti pada mobil… Gaya yang dihasilkan oleh sayap relatif rendah. Oleh karena itu, kita mungkin bisa membuat set-up yang lebih baik… Tentu saja, dengan winglets bisa membantu… Dan pastinya motor dengan sayap lebih cepat daripada tanpa sayap… Tetapi perbedaannya adalah benar-benar kecil. Oleh karena itu tidak masalah besar bagi kita untuk mengembangkan Ducati tanpa sayap. “tambah  Gigi Dall’Igna
Saat di  Valencia Gigi Dall’Igna mengatakan bahwa masalah utama tahun ini pada Ducati adalah Cornering Speed dimana itu adalah salah satu   kekuatan besar dari  Lorenzo…. nah masalahnya apakah Ducati versi 2017  yang diadaptasi untuk Jorge? Atau  pembalap Spanyol itu yang harus mengubah gaya mengemudi?
Menurut Gigi Dall’Igna:
“Keduanya harus dilakukan Jorge ..dia adalah seorang anak yang pintar.. Dia mengerti bahwa motor barunya benar-benar berbeda dari sepeda motor sebelumnya yang  dia kendarai di MotoGP selama sembilan tahun.. Dia harus terbiasa dengan motor ini untuk pertama kali… dia harus mengenal itu. Lalu ia harus menyesuaikan gaya mengemudi sehingga dia dapat menggunakan sisi yang kuat dari Kesemprnaan Ducati, di sisi lain, kita harus melakukan segala sesuatu di Ducati untuk membuat sebaik mungkin pada  sepeda motor  ini berarti bahwa kita harus terlebih dahulu memahami apa yang diperlukan untuk melesat lebih cepat. Kemudian kita harus memahami apa yang kita miliki untuk mengubah agar dapat memainkan keunggulan Jorge Lorenzo.. kita harus bekerja sama untuk mencapai tujuan kita.” Tutup  Gigi Dall’Igna
Gigi Dall’Igna Adalah orang yang cerdas dalam dunia balap memanfaatkan segal sesuatu yang ada secara bersama..dengan Lorenzo kitapun dibuat Yakin… akan kolaborasi 3 pilar itu… Jorge-DesmoGP17-Gigi Dall’Igna
Bahkan Yamaha dan Hondapun harus waspada…gak percaya..? Lihat saja tahun depan…

http://ridertua.com/2016/12/01/3-pilar-yang-membuat-ducati-bisa-juara-dunia-apa-itu/